Tampilkan postingan dengan label sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sukses. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 Desember 2013
Ciri ciri Calon Pengusaha Sukses

1. Semangat tinggi
Seorang calon pengusaha sukses adalah orang yang memiliki semangat tinggi dalam membangun bisnisnya. Setiap hal yang terkait dengan usahanya selalu dikerjakan dengan penuh gairah antusiasme dalam memajukan usahanya.
2. Ulet
Calon pengusaha sukses adalah individu-individu yang bekerja dan berupaya dengan keras untuk mencapai kestabilan.
3. Kredibel
Salah satu ciri yang ada dalam diri seorang pengusaha sukses adalah memiliki kredibelitas atau tingkat kepercayaan yang tinggi. Bagaimana mungkin seseorang bisa meraih kesuksesan bila ia tidak dipercayai oleh orang lain. Dengan memiliki kredibelitas yang baik, maka ia akan mudah mendapatkan bantuan usaha, membangun bisnis, dan juga memasarkan produk usahanya.
4. Smart
Orang yang akan meraih kesuksesan dalam berbisnis adalah orang yang smart. Kecerdasan menjadikan dasar dalam berbisnis yang ampuh. Cerdas mengelola keuangan, cerdas dalam manajemen waktu, dan cerdas dalam marketing merupakan bagian dari konsep smart.
5. Eksplorer
Kesuksesan akan dicapai jika seorang pengusaha memiliki insting eksplorer, yaitu mampu menggali inspirasi, menciptakan inovasi, dan eksplorasi kreatifitas diri dan peluang usaha yang ada di sekitarnya.
6. Serius
Calon pengusaha yang sukses takkan mampu meraih predikat tersebut jika tidak memiliki keseriusan. Jadi, bekerja secara serius adalah salah satu ciri calon pengusaha sukses.


Jadi kesimpulan ciri-ciri Calon Pengusaha SUKSES adalah Semangat, Ulet, Kredibel, Smart, Eksplorer, & Serius.
Jumat, 20 Desember 2013
10 Orang Indonesia yang Sukses Tanpa Ijazah
Mungkin kita sering melihat orang-orang sukses karena berpendidikan yang tinggi, tetapi Siapa bilang selamanya sukses perlu pendidikan yg tinggi, ini contoh 11 orang Indonesia yg sukses tanpa ijazah:
1. Andy F. Noya
PimRed Metro TV ini belum lulus sarjana… Satu hal yang menarik, Andy sebenarnya adalah orang teknik. Sejak lulus SD Sang Timur di Malang, Jawa Timur, pria kelahiran Surabaya ini sekolah di Sekolah Teknik Jayapura lalu melanjutkan ke STM Jayapura. “Tetapi sejak kecil saya merasa jatuh cinta pada dunia tulis menulis. Kemampuan menggambar kartun dan karikatur semakin membuat saya memilih dunia tulis menulis sebagai jalan hidup saya,” tutur Andy.
2. Adam Malik
Ternyata orang yg dikabarkan Agen CIA ini ternyata gak pernah ngenyam bangku sekolah.
3. M. H. Ainun NajibEmha Ainun Nadjib

hanya tiga bulan kuliah, Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester 1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebelumnya dia pernah ‘diusir’ dari Pondok Modern Gontor Ponorogo karena melakukan ‘demo’ melawan pemerintah pada pertengahan tahun ketiga studinya, kemudian pindah ke Yogya dan tamat SMA Muhammadiyah I. Selebihnya Beliau jadi pengembara ilmu di luar sekolah hingga dia bisa jadi manusia dengan bermacam sebutan (multifungsi).
4. Abdullah Gymnastiar
kiai yang kmarin2 ini santer dengan kasus poligaminya,ternyata sukses menjadi kiai dan wirausahawan (pengusah besar) tanpa ijazah. Walaupun sudah lulus, tapi dikabarkan sampai saat ini blm mengambil ijazahnya.
5. Ajip Rosidi
Dia menolak ikut ujian akhir SMA karena waktu itu beredar kabar bocornya soal-soal ujian. Dia berkesimpulan bahwa banyak orang menggantungkan hidupnya kepada ijazah. “Saya tidak jadi ikut ujian, karena ingin membuktikan bisa hidup tanpa ijazah”. Dan itu dibuktikan dengan terus menulis, membaca dan menabung buku sampai ribuan jumlahnya. Walhasil sampai pensiun sebagai guru besar tamu di Jepang, Dia yang tidak punya ijazah SMA , pada usia 29 th diangkat sebagai dosen luar biasa Fakultas Sastra Univ. Padjadjaran. Lalu jadi Direktur Penerbit Dunia Pustaka Jaya, Ketua Ikapi Pusat, Ketua DKJ dan akhirnya pada usia 43 tahun menjadi profesor tamu di Jepang sampai pensiun.
Berikut Sejarah Pendidikan Beliau :
* Sekolah Rakyat 6 tah di Jatiwangi (1950)
* Sekolah Menengah Pertama Negeri VIII Jakarta (1953)
* Taman Madya, Taman Siswa Jakarta (1956, tidak tamat)
6. Bob Sadino

Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 th mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia dan tidak melanjutkan kuliah. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 t. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada th 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.
7. Andrie Wongso
Anak ke 2 dari 3 bersaudara ini terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang. Di usia 11 th (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempat andrie kecil bersekolah ditutup. Maka SDTT, Sekolah Dasar Tidak Tamat, adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun kemudian dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke toko-toko dan pasar.
8. Purdi E Chandra
Sosok Purdi E. Chandra kini dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama yang didirikannya bahkan masuk MURI lantaran memiliki 181 cabang di 96 kota besar di Indonesia dengan 100 rb siswa tiap th.
Bukan suatu kebetulan jika pengusaha sukses identik dengan kenekatan mereka untuk berhenti sekolah atau kuliah. Seorang pengusaha sukses tidak ditentukan gelar sama sekali. Inilah yang dipercaya Purdi ketika baru membangun usahanya.
Kuliah di 4 jurusan yang berbeda, Psikologi, Elektro, Sastra Inggris dan Farmasi di Universitas Gajah Mada (UGM) dan IKIP Yogya membuktikan kecemerlangan otak Purdi. Hanya saja ia merasa tidak mendapatkan apa2 dengan pola kuliah yang menurutnya membosankan. Ia yakin, gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal meraih cita-cita. Purdi muda yang penuh cita2 dan idealisme ini pun nekad meninggalkan bangku kuliah dan mulai serius untuk berbisnis.
Kini kabarnya sekarang sudah ada lebih dari 500 cabang Primagama di seluruh Indonesia.
9. Hendy Setiono
Hendy Setiono (kebab Baba Rafi) mengawali usaha tahun 2003 di Surabaya. Modalnya hanya Rp 10 jt atau sebuah gerobak burger. Kini bisnisnya berkembang pesat dengan menu makanan utama kebab serta santapan ala koboi (burger serta hotdog). Jumlah cabangnya setiap tahun terus bertambah. Terakhir, terdapat 140 outlet tersebar di 25 kota, antara lain Batam, Bali, Bandung, Banjarmasin, Malang, Gresik, Jember, Kediri, Lampung, Padang, Malang, Makasar, Medan, Pasuruan, Pekan Baru, Karawang, Surabaya, Sukabumi, Semarang, Sidoarjo, Tasikmalaya, Jogjakarta, dan Jakarta.
10. Buya Hamka
Hamka (1908-1981), adalah akronim kepada nama sebenar Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah. Ia adalah seorang ulama, aktivis politik dan penulis Indonesia yang amat terkenal di alam Nusantara.
Hamka mendapat pendidikan rendah di Sekolah Dasar Maninjau sehingga kelas dua. Ketika usia HAMKA mencapai 10 th, ayahnya telah mendirikan Sumatera Thawalib di Padang Panjang. Di situ Hamka mempelajari agama dan mendalami bahasa Arab. Hamka juga pernah mengikuti pengajaran agama di surau dan masjid yang diberikan ulama terkenal seperti Syeikh Ibrahim Musa, Syeikh Ahmad Rasyid, Sutan Mansur, R.M. Surjopranoto dan Ki Bagus Hadikusumo.
Sumber : www.kaskus.us
ReadFull Article ..
1. Andy F. Noya

2. Adam Malik

Ternyata orang yg dikabarkan Agen CIA ini ternyata gak pernah ngenyam bangku sekolah.
3. M. H. Ainun NajibEmha Ainun Nadjib

hanya tiga bulan kuliah, Pendidikan formalnya hanya berakhir di Semester 1 Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebelumnya dia pernah ‘diusir’ dari Pondok Modern Gontor Ponorogo karena melakukan ‘demo’ melawan pemerintah pada pertengahan tahun ketiga studinya, kemudian pindah ke Yogya dan tamat SMA Muhammadiyah I. Selebihnya Beliau jadi pengembara ilmu di luar sekolah hingga dia bisa jadi manusia dengan bermacam sebutan (multifungsi).
4. Abdullah Gymnastiar
5. Ajip Rosidi

Dia menolak ikut ujian akhir SMA karena waktu itu beredar kabar bocornya soal-soal ujian. Dia berkesimpulan bahwa banyak orang menggantungkan hidupnya kepada ijazah. “Saya tidak jadi ikut ujian, karena ingin membuktikan bisa hidup tanpa ijazah”. Dan itu dibuktikan dengan terus menulis, membaca dan menabung buku sampai ribuan jumlahnya. Walhasil sampai pensiun sebagai guru besar tamu di Jepang, Dia yang tidak punya ijazah SMA , pada usia 29 th diangkat sebagai dosen luar biasa Fakultas Sastra Univ. Padjadjaran. Lalu jadi Direktur Penerbit Dunia Pustaka Jaya, Ketua Ikapi Pusat, Ketua DKJ dan akhirnya pada usia 43 tahun menjadi profesor tamu di Jepang sampai pensiun.
Berikut Sejarah Pendidikan Beliau :
* Sekolah Rakyat 6 tah di Jatiwangi (1950)
* Sekolah Menengah Pertama Negeri VIII Jakarta (1953)
* Taman Madya, Taman Siswa Jakarta (1956, tidak tamat)
6. Bob Sadino

Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 th mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia dan tidak melanjutkan kuliah. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 t. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.
Pada th 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.
7. Andrie Wongso

8. Purdi E Chandra

Sosok Purdi E. Chandra kini dikenal sebagai pengusaha yang sukses. Lembaga Bimbingan Belajar (Bimbel) Primagama yang didirikannya bahkan masuk MURI lantaran memiliki 181 cabang di 96 kota besar di Indonesia dengan 100 rb siswa tiap th.
Bukan suatu kebetulan jika pengusaha sukses identik dengan kenekatan mereka untuk berhenti sekolah atau kuliah. Seorang pengusaha sukses tidak ditentukan gelar sama sekali. Inilah yang dipercaya Purdi ketika baru membangun usahanya.
Kuliah di 4 jurusan yang berbeda, Psikologi, Elektro, Sastra Inggris dan Farmasi di Universitas Gajah Mada (UGM) dan IKIP Yogya membuktikan kecemerlangan otak Purdi. Hanya saja ia merasa tidak mendapatkan apa2 dengan pola kuliah yang menurutnya membosankan. Ia yakin, gagal meraih gelar sarjana bukan berarti gagal meraih cita-cita. Purdi muda yang penuh cita2 dan idealisme ini pun nekad meninggalkan bangku kuliah dan mulai serius untuk berbisnis.
Kini kabarnya sekarang sudah ada lebih dari 500 cabang Primagama di seluruh Indonesia.
9. Hendy Setiono

Hendy Setiono (kebab Baba Rafi) mengawali usaha tahun 2003 di Surabaya. Modalnya hanya Rp 10 jt atau sebuah gerobak burger. Kini bisnisnya berkembang pesat dengan menu makanan utama kebab serta santapan ala koboi (burger serta hotdog). Jumlah cabangnya setiap tahun terus bertambah. Terakhir, terdapat 140 outlet tersebar di 25 kota, antara lain Batam, Bali, Bandung, Banjarmasin, Malang, Gresik, Jember, Kediri, Lampung, Padang, Malang, Makasar, Medan, Pasuruan, Pekan Baru, Karawang, Surabaya, Sukabumi, Semarang, Sidoarjo, Tasikmalaya, Jogjakarta, dan Jakarta.
10. Buya Hamka

Hamka (1908-1981), adalah akronim kepada nama sebenar Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah. Ia adalah seorang ulama, aktivis politik dan penulis Indonesia yang amat terkenal di alam Nusantara.
Hamka mendapat pendidikan rendah di Sekolah Dasar Maninjau sehingga kelas dua. Ketika usia HAMKA mencapai 10 th, ayahnya telah mendirikan Sumatera Thawalib di Padang Panjang. Di situ Hamka mempelajari agama dan mendalami bahasa Arab. Hamka juga pernah mengikuti pengajaran agama di surau dan masjid yang diberikan ulama terkenal seperti Syeikh Ibrahim Musa, Syeikh Ahmad Rasyid, Sutan Mansur, R.M. Surjopranoto dan Ki Bagus Hadikusumo.
Sumber : www.kaskus.us
Selasa, 17 Desember 2013
7 Miliuner Sukses di Dunia yang Tidak Lulus Sarjana
Menjadi miliuner adalah mimpi sebagian besar rakyat di dunia. Tak heran bila banyak jasa peneliti orang kaya muncul dan merilis daftar orang terkaya di dunia menurut versi masing-masing. Meski begitu, apakah harus mempunyai pendidikan tinggi untuk menjadi miliuner?
Menteri BUMN Dahlan Iskan berpendapat, tidak melulu harus mempunyai pendidikan yang tinggi untuk bisa sukses. "Keinginan yang sangat kuat pasti akan berhasil. Cara mengukur keinginan itu seperti emas. Emas ada yang 24 karat, 12 karat. Namun kuatnya keinginan itu orangnya sendiri yang tau," ucap Dahlan Rabu . Memang tidak ada salahnya dengan ucapan dahlan. Buktinya terdapat beberapa konglomerat dengan harga kekayaan miliaran dolar bahkan tak lulus Sarjana. Siapakah mereka?
1. Amancio Ortega :

Siapa yang tidak kenal dengan baju merek Zara? Adalah Amancio Ortega yang merupakan pemilik merek baju yang terkenal seantero dunia tersebut.Pria 76 tahun dari Spanyol ini malah tidak mengenyam pendidikan formal sama sekali, setidaknya menurut catatan Wikipedia. Pada umur 14, Ortega kecil telah mulai bekerja di pabrik kaos yang bernama Gala.
Pada umur 36, dia mendirikan Confecciones Goa, yaitu perusahaan yang menjual jubah mandi yang diproduksi oleh perempuan-perempuan lokal yang dijadikan satu dalam satu pabrik. Dua tahun setelahnya, dia membuka toko Zara pertamanya.Kini, Ortega menjadi orang paling kaya ketiga dunia menyaingi Warren Buffet dengan kekayaan USD 57 miliar.
2. Ralph Lauren

Namanya sudah tidak asing lagi di dunia fesyen dunia. Ya, konglomerat asal Yahudi ini juga tak kalah dengan Amancio Ortega.Pria dengan nama asli Ralph Lifshitz ini merupakan imigran Yahudi yang berada di New York, AS. Pada saat belajar di sekolah kejuruan John Jay College Jewish Day School dan berpindah di MTA, Lauren dikenal dengan siswa yang sering menjual dasi.Namun, dia berpindah lagi di SMA DeWitt Clinton tahun 1957.
Saat itu dia telah menuliskan keinginannya, yaitu menjadi miliuner, dalam buku tahunan sekolah.Lauren diketahui drop out setelah dua tahun mengenyam pendidikan bisnis di Baruch College. Tahun 1966, saat dia berusia 26, dia telah mendesain dasi dengan merek "Polo".September tahun lalu, Forbes mencatat kekayaan Lauren mencapai USD 6,5 miliar dan menjadi orang terkaya nomor 122.
3. Michael Dell :

Satu lagi miliuner drop out dari Yunani, Michael Dell. Pria kelahiran 1965 ini dikenal jenius sejak kecil. Dia membeli kalkulator pertamanya pada umur tujuh tahun. Umur 15 dia mendapatkan komputer pertamanya, Apple II.Pria yang drop out dari sekolah kedokteran di Universitas Texas di Austin ini telah memulai bisnis informalnya saat dia masih menjadi mahasiswa yaitu menyediakan jasa untuk mengupgrade komputer pribadi. Lalu, dia mendaftar sebagai vendor dan mendaftar tender di pemerintahan Texas, dan dia menang.
Tahun 1984, dia menyatakan bahwa dia bisa menghemat produksi PC. Pada tahun yang sama, dia mendirikan bisnisnya dengan nama PCs Limited.Di tahun 1992, dia menjadi CEO termuda dengan umur 27 tahun menurut Majalah Fortune. Tahun 1996, Dell menjual komputernya melalui internet. Saat itulah bisnisnya mulai menanjak.Februari tahun lalu Forbes memperkirakan Dell mempunyai kekayaan hingga USD 15,9 miliar.
4. Eike Batista :

Dilahirkan di Eropa, Batista diketahui drop out dari Universitas Aachen di Jerman. Saat dia berumur 18 tahun, orang tuanya kembali ke Brasil. Menetap di Jerman, Batista mulai mencari uang dengan menjual asuransi dari pintu ke pintu. Tak melanjutkan pendidikannya di jurusan perencanaan, dia memutuskan untuk ikut orang tuanya ke Brasil pada tahun 1980.
Setelah itu dia tertarik dengan perdagangan emas dan berlian. Dia mendirikan sendiri usahanya untuk berjualan di Brasil dan Eropa. Pada umur 23 tahun, dia memulai mendirikan perusahaan jual beli emas dengan nama Autram Aurem.Tahun 2011, Batista menjadi orang terkaya kedelapan versi Forbes. Sementara tahun 2012 dia berada di peringkat ketujuh. Namun, tahun ini dia sedang sial dan melorot pada peringkat 100 dengan kekayaan USD 10,6 miliar atau sekitar Rp 102,65 triliun.
5. Mark Zuckerberg :

Nama Zuckerberg sudah tidak asing lagi. Kisahnya yang drop out dari Harvard College pun sudah didengar banyak orang.Pria 28 tahun keturunan Yahudi ini sudah pintar dari SMA. Di SMA Phillips Exeter Academy, dia memenangkan penghargaan di ilmu alam dan pelajaran klasik. Ternyata Zuckerberg bisa beberapa bahasa antara lain Prancis, Herbew, Latin dan Yunani kuno.Di tahun 1990, ayahnya telah mengajarkan pemrograman dasar Atari.
Pada saat menjadi mahasiswa di Harvard, Zuckerberg membuat program Facemash yang kini menjadi Facebook.Tahun ini Zuckerberg mengalami pengurangan kekayaan sebesar USD 4,2 miliar menjadi USD 13,3 miliar. Padahal tahun lalu kekayaan Zuckerberg mencapai USD 17,7 miliar.Posisi jebolan Harvard itu turun 31 peringkat tahun ini. Meski begitu, Zuckerberg tetap mendapatkan gelar miliuner termuda dalam jajaran orang terkaya sedunia.
6. Bill Gates

Harvard Crimson memanggilnya "Harvards most successful dropout". Selama lebih dari 1 dekade, Bill Gates menjadi salah satu orang yang terkaya di dunia. Dia adalah anak seorang pengacara dan guru sekolah. Gates masuk Harvard pada tahun 1973 kemudian drop out 2 tahun kemudian. Lalu mendirikan Microsoft bersama teman masa kecilnya, Paul Allen.
Pada tahun 2007, salah satu pendiri Microsoft ini akhirnya menerima gelar doktor kehormatan dari almamaternya. Pada saat itu, Gates mengatakan, "Saya adalah pengaruh buruk, Itulah sebabnya saya diundang untuk berbicara pada wisuda Anda. Jika saya berbicara pada orientasi Anda, mungkin akan lebih sedikit dari Anda yang hadir di sini pada hari ini."Per Maret tahun ini, kekayaan Bill Gates mencapai USD 67 miliar dan tetap menjadi orang terkaya kedua di dunia dan pertama di Amerika Serikat.
7. Steve Jobs

Meski telah meninggal, kesuksesan Steve Jobs tidak bisa dilupakan begitu saja. Mac, iPod, Heck, bahkan Buzz Lightyear mungkin tidak akan pernah ada jika Steve Jobs tetap bersekolah. Dia dikeluarkan dari Reed College setelah hanya kuliah selama 6 bulan karena masalah keuangan. Dia akhirnya menemukan Apple, NeXT Computer dan Pixar, yang menjadi sebuah kekuatan instrumental dalam membentuk kebudayaan modern.
Namun masa singkat di dunia akademis tidak sia-sia, dalam pidatonya di Stanford University pada 2005, Jobs diberi penghargaan oleh kelas kaligrafi di Reed College karena membentuk dasar bagi tipografi yang digunakan di komputer Macintosh yang pertama.Tahun 2010, Jobs menjadi orang terkaya ke-42 sedunia dengan kekayaan USD 8,3 miliar.
ReadFull Article ..
Menteri BUMN Dahlan Iskan berpendapat, tidak melulu harus mempunyai pendidikan yang tinggi untuk bisa sukses. "Keinginan yang sangat kuat pasti akan berhasil. Cara mengukur keinginan itu seperti emas. Emas ada yang 24 karat, 12 karat. Namun kuatnya keinginan itu orangnya sendiri yang tau," ucap Dahlan Rabu . Memang tidak ada salahnya dengan ucapan dahlan. Buktinya terdapat beberapa konglomerat dengan harga kekayaan miliaran dolar bahkan tak lulus Sarjana. Siapakah mereka?
1. Amancio Ortega :

Siapa yang tidak kenal dengan baju merek Zara? Adalah Amancio Ortega yang merupakan pemilik merek baju yang terkenal seantero dunia tersebut.Pria 76 tahun dari Spanyol ini malah tidak mengenyam pendidikan formal sama sekali, setidaknya menurut catatan Wikipedia. Pada umur 14, Ortega kecil telah mulai bekerja di pabrik kaos yang bernama Gala.
Pada umur 36, dia mendirikan Confecciones Goa, yaitu perusahaan yang menjual jubah mandi yang diproduksi oleh perempuan-perempuan lokal yang dijadikan satu dalam satu pabrik. Dua tahun setelahnya, dia membuka toko Zara pertamanya.Kini, Ortega menjadi orang paling kaya ketiga dunia menyaingi Warren Buffet dengan kekayaan USD 57 miliar.
2. Ralph Lauren

Namanya sudah tidak asing lagi di dunia fesyen dunia. Ya, konglomerat asal Yahudi ini juga tak kalah dengan Amancio Ortega.Pria dengan nama asli Ralph Lifshitz ini merupakan imigran Yahudi yang berada di New York, AS. Pada saat belajar di sekolah kejuruan John Jay College Jewish Day School dan berpindah di MTA, Lauren dikenal dengan siswa yang sering menjual dasi.Namun, dia berpindah lagi di SMA DeWitt Clinton tahun 1957.
Saat itu dia telah menuliskan keinginannya, yaitu menjadi miliuner, dalam buku tahunan sekolah.Lauren diketahui drop out setelah dua tahun mengenyam pendidikan bisnis di Baruch College. Tahun 1966, saat dia berusia 26, dia telah mendesain dasi dengan merek "Polo".September tahun lalu, Forbes mencatat kekayaan Lauren mencapai USD 6,5 miliar dan menjadi orang terkaya nomor 122.
3. Michael Dell :

Satu lagi miliuner drop out dari Yunani, Michael Dell. Pria kelahiran 1965 ini dikenal jenius sejak kecil. Dia membeli kalkulator pertamanya pada umur tujuh tahun. Umur 15 dia mendapatkan komputer pertamanya, Apple II.Pria yang drop out dari sekolah kedokteran di Universitas Texas di Austin ini telah memulai bisnis informalnya saat dia masih menjadi mahasiswa yaitu menyediakan jasa untuk mengupgrade komputer pribadi. Lalu, dia mendaftar sebagai vendor dan mendaftar tender di pemerintahan Texas, dan dia menang.
Tahun 1984, dia menyatakan bahwa dia bisa menghemat produksi PC. Pada tahun yang sama, dia mendirikan bisnisnya dengan nama PCs Limited.Di tahun 1992, dia menjadi CEO termuda dengan umur 27 tahun menurut Majalah Fortune. Tahun 1996, Dell menjual komputernya melalui internet. Saat itulah bisnisnya mulai menanjak.Februari tahun lalu Forbes memperkirakan Dell mempunyai kekayaan hingga USD 15,9 miliar.
4. Eike Batista :

Dilahirkan di Eropa, Batista diketahui drop out dari Universitas Aachen di Jerman. Saat dia berumur 18 tahun, orang tuanya kembali ke Brasil. Menetap di Jerman, Batista mulai mencari uang dengan menjual asuransi dari pintu ke pintu. Tak melanjutkan pendidikannya di jurusan perencanaan, dia memutuskan untuk ikut orang tuanya ke Brasil pada tahun 1980.
Setelah itu dia tertarik dengan perdagangan emas dan berlian. Dia mendirikan sendiri usahanya untuk berjualan di Brasil dan Eropa. Pada umur 23 tahun, dia memulai mendirikan perusahaan jual beli emas dengan nama Autram Aurem.Tahun 2011, Batista menjadi orang terkaya kedelapan versi Forbes. Sementara tahun 2012 dia berada di peringkat ketujuh. Namun, tahun ini dia sedang sial dan melorot pada peringkat 100 dengan kekayaan USD 10,6 miliar atau sekitar Rp 102,65 triliun.
5. Mark Zuckerberg :

Nama Zuckerberg sudah tidak asing lagi. Kisahnya yang drop out dari Harvard College pun sudah didengar banyak orang.Pria 28 tahun keturunan Yahudi ini sudah pintar dari SMA. Di SMA Phillips Exeter Academy, dia memenangkan penghargaan di ilmu alam dan pelajaran klasik. Ternyata Zuckerberg bisa beberapa bahasa antara lain Prancis, Herbew, Latin dan Yunani kuno.Di tahun 1990, ayahnya telah mengajarkan pemrograman dasar Atari.
Pada saat menjadi mahasiswa di Harvard, Zuckerberg membuat program Facemash yang kini menjadi Facebook.Tahun ini Zuckerberg mengalami pengurangan kekayaan sebesar USD 4,2 miliar menjadi USD 13,3 miliar. Padahal tahun lalu kekayaan Zuckerberg mencapai USD 17,7 miliar.Posisi jebolan Harvard itu turun 31 peringkat tahun ini. Meski begitu, Zuckerberg tetap mendapatkan gelar miliuner termuda dalam jajaran orang terkaya sedunia.
6. Bill Gates

Harvard Crimson memanggilnya "Harvards most successful dropout". Selama lebih dari 1 dekade, Bill Gates menjadi salah satu orang yang terkaya di dunia. Dia adalah anak seorang pengacara dan guru sekolah. Gates masuk Harvard pada tahun 1973 kemudian drop out 2 tahun kemudian. Lalu mendirikan Microsoft bersama teman masa kecilnya, Paul Allen.
Pada tahun 2007, salah satu pendiri Microsoft ini akhirnya menerima gelar doktor kehormatan dari almamaternya. Pada saat itu, Gates mengatakan, "Saya adalah pengaruh buruk, Itulah sebabnya saya diundang untuk berbicara pada wisuda Anda. Jika saya berbicara pada orientasi Anda, mungkin akan lebih sedikit dari Anda yang hadir di sini pada hari ini."Per Maret tahun ini, kekayaan Bill Gates mencapai USD 67 miliar dan tetap menjadi orang terkaya kedua di dunia dan pertama di Amerika Serikat.
7. Steve Jobs

Meski telah meninggal, kesuksesan Steve Jobs tidak bisa dilupakan begitu saja. Mac, iPod, Heck, bahkan Buzz Lightyear mungkin tidak akan pernah ada jika Steve Jobs tetap bersekolah. Dia dikeluarkan dari Reed College setelah hanya kuliah selama 6 bulan karena masalah keuangan. Dia akhirnya menemukan Apple, NeXT Computer dan Pixar, yang menjadi sebuah kekuatan instrumental dalam membentuk kebudayaan modern.
Namun masa singkat di dunia akademis tidak sia-sia, dalam pidatonya di Stanford University pada 2005, Jobs diberi penghargaan oleh kelas kaligrafi di Reed College karena membentuk dasar bagi tipografi yang digunakan di komputer Macintosh yang pertama.Tahun 2010, Jobs menjadi orang terkaya ke-42 sedunia dengan kekayaan USD 8,3 miliar.
Langganan:
Postingan (Atom)